Kamis, 07 April 2016

Tentang Band AVA Angels and Airwaves


   Tentang Angels and Airwaves


Angels and Airwaves adalah sebuah band dari San Diego, California bagian selatan, Amerika Serikat. Band ini beranggotakan Tom DeLonge pada Vokal dan Gitar Rhythm, Adam 'Atom' Willard pada Drum, Ryan Sinn pada Bass, dan David Kennedy pada Lead Guitar & Keyboard/Synthetizer. Mereka berempat mengusung genre Space-rock. Sebuah aliran yang cukup unik karena perpaduan dari Drum yang enerjik, Alur Bassline yang harmonis dengan Rhythm neo-progressive, sound-sound Ambient yang dihasilkan Synthetizer, Melodi bergaya tahun 80'an, serta sentuhan berbagai efek yang membuat "atmospheric" vibe-nya begitu terasa dengan lirik yang puitis menjadikannya sebuah proyek musikal terbaik yang pernah saya dengar.
Seperti kebanyakan fans Angels and Ariwaves, sebelumnya saya adalah fans Blink182 kemudian saya mencari lebih jauh tentang para personel dan tak ketinggalan dengan side projectnya kemudian ketemulah Angels and Airwaves. Angels and Airwaves atau biasa disingkat AvA(Nama anak perempuan Tom) ini merupakan sebuah proyek seni yang ambisius dari Tom DeLonge. Seperti yang kita ketahui Tom DeLonge juga Gitaris dan co-Vokal di Blink182 bersama Mark Hoppus dan Travis Barker. Namun ketika sudah merekam 5 album studio bersama Blink182 yang notabene beraliran Punk Rock, Tom merasa kurang puas, untuk itu ia membentuk AvA demi mengejar obesi besarnya tentang UFO, Alien, Roket, Astronot, dan hal-hal yang berhubungan Luar Angkasa karena dirasa tidak cocok bila dimainkan bersama Blink... walaupun sentuhan "suara-suara aneh" yang biasa terdengar di setiap lagu AvA sudah mulai terasa di album self-titled Blink 182  tahun 2003 seperti penggunaan efek gitar dan keyboard yang jarang terdengar di  empat album Blink sebelumnya. Karena AvA merupakan proyek pribadi Tom, akhirnya Blinkpun terbengkalai. Kemudian Mark dan Travis membentuk +44, yang mengusung genre Alt Rock. Sekian lama berlalu pada tahun 2009 Blink 182 reuni dan merilis album di tahun 2011 berjudul Neighborhoods. Pada album ini pengaruh Angels and Airwaves masih terasa dengan ditambahkannya Synth yang memaksa Blink berbelok ke nuansa Alt Rock dari Punk.
Berbicara tentang Space-rock, space-rock sendiri merupakan sub-genre dari Alternative  Rock yang mengkombinasikan elemen rock dan unsur elektronik bertemakan Space. Disamping AvA ada juga band serupa yang mendahuluinya yaitu 30 Seconds to Mars. Akan tetapi musik dari AvA lebih berkesan bagi saya karena Instrument bandnya lebih dominan dan unsur electronic-nya bersifat pelengkap, sedangkan Thirty Seconds to Mars unsur electronic-nya justru yang dominan.
Lagu-lagu Angles and Airwaves sungguh indah, bahkan tanpa lirik pun saya bisa merasakannya. Saya terbawa pada suasana atmosfir angkasa. Saya rasa semua lagu AvA cocok bila dijadikan soundtrack film karena bisa membangun suasana dengan baik. Sebagai contoh lagu The Adventure yang merupakan single pada album We Dont Need to Whisper, Love Like Rockets dari album I-Empire, Epic Holiday dari album Love part I, The Revelator dari album Love part II merupakan lagu-lagu yang mengandung penjiwaan yang dalam.

Saya rasa cukup sekian tulisan saya tentang Angles and Airwaves... semoga bermanfaat.

Translate